Sachi Thomas Luncurkan parentingclub.co.id Inovasi Wyeth Kembangkan Kecerdasan Anak dengan Sentuhan Ujung Jari

¤
Setelah menggelar kampanye #BedaAnakBedaPintar sepanjang 2015 lalu, sebagai kelanjutannya, kini di bulan November 2016 Wyeth Indonesia kembali berkolaborasi dengan Pakar Multi Intelegensia Internasional dari Amerika Serikat, DR. Thomas Armstrong dalam membesut inovasi baru yang bisa diakses melalui jaringan internet : parentingclub.co.id.
¤
Sebuah situs yang dipersembahkan bagi orang tua Indonesia untuk mengenali dan menstimulasi kepintaran anak melalui penggalian dan pengembangan-pengembangan kecerdasan dan pengetahuan yang begitu personal bagi setiap anak karena didasari pada adanya fakta #BedaAnakBedaPintar. Semua kiat dalam situs ini didesain sedemikian rupa untuk mudah diterapkan dan dipermudah lagi dengan adanya kanal panduan dari para ahli parenting berbagai bidang.
¤
Bertempat di Senayan Ancora Golf Club (Jakarta/3/Nov), yang merupakan sesi pertama dari rangkaian panjang peluncuran parentingclub.co.id oleh Wyeth pada beberapa kota besar Indonesia sepanjang bulan November ini, Thomas Armstrong kembali mengingatkan, terdapat 8 jenis kepintaran yaitu ;
  1. Word Smart
  2. Number Smart
  3. Picture Smart
  4. Music Smart
  5. Body Smart
  6. People Smart
  7. Self Smart
  8. Nature Smart
Aplikasi parentingclub.id mendorong pengoptimalan perkembangan masing-masing anak sesuai dengan 8 katagorie kepintaran itu. Fitur-fiturnya memudahkan orang tua untuk mencari tahu, menerapkan stimulasi, juga menentukan simulasi yang tepat sesuai dengan kategorie, minat dan bakat anak.
¤
Ada 5 Fitur dalam parentingclub.co.id yang bisa diakses dengan sentuhan jari pada layar gadget.
  1. Smart Strength Finder --> Dirancang agar orang tua dapat mengetahui dan mengenali kepintaran anak dengan menilai kemampuan dan minatnya, sehingga dapat menggambarkan kepintaran anak disaat masa penilaian tersebut
  2. 21 Days Smart Stimulations --> Memuat modul kegiatan yang dapat diterapkan di rumah. Orang tua dapat memperkenalkan sains saat memandikan anak atau membuat alat musik sederhana menggunakan botol diisi dengan kacang-kacangan. Keseluruhan modul dapat di download dan telah dirancang untuk memberikan informasi sesuai dengan hasil dari fitur Smart Strength Finder.
  3. Smart Consultation --> Memudahkan orang tua untuk berkomunikasi dengan para ahli dari berbagai bidang parenting. 
  4. Smart Stories --> Kanal orang tua untuk bertukar cerita dan tips seputar parenting. 
  5. Smart School--> Memuat database sekolah terekomendasi sesuai dengan kategorie dan lokasi. Membantu orang tua mencari tahu sekolah berdasarkan kepintaran, minat dan bakat anak.
¤
"Bahkan membaca gambar dan mendongengpun bisa mempengaruhi secara signifikan tumbuh kembang sel-sel otak," urai Armstrong melanjutkan. "Ketika pembicaraan dalam dongeng diperdengarkan dengan vokal mirip pemeran tokoh kartun, pada imaginasi anak akan segera terbangun karakter tokoh kartun itu. Dan ketika anak diperlihatkan dengan sebuah gambar, anak akan mencoba memahami arti gambar." Pakar tumbuh kembang anak yang kerap bolak-balik Indonesia ini juga mengungkapkan, "parentingclub.co.id bukan hanya memuat apa maunya orang tua semata-mata. Tapi juga, bermanfaat agar orang tua mampu menyelami dan sekaligus bisa memberikan arahan-arahan positif dari sekian banyak keinginan-keinginan anaknya."
¤
Usai Armstrong memberikan paparan, dengan menekan tombol pengaktifan situs, parentingclub.co.id segera diluncurkan oleh Sachi Thomas, Vice President Wyeth Nutrition SDuaEnam Indonesia. Dalam kata sambutan singkatnya, Sachi menyatakan, "Wyeth hadir mendampingi para orang tua dan menemani tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Wyeth ingin turut membesarkan dan turut menyiapkan anak-anak Indonesia meraih masa depan yang gemilang."
¤
Parenting Educator Dr. Andyda Meliala yang juga hadir sebagai NarSum mengungkapkan, "untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal daya tangkap dan daya pikir, orang tua perlu memahami kemampuan belajar anak dan menstimulasinya sesuai dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing anak. Mereka pintar dalam banyak hal dan orang tua harus bisa menstimulasi anak dengan pengalaman yang menarik juga kegiatan yang kreatif untuk mengembangkan kepintaran anaknya."

Penulis buku "anak ajaib" dan "Successful Parenting" ini juga mengingatkan, "Perlu diketahui, sel-sel otak saat anak-anak masih usia dini berkembang begitu cepat, setiap detik terjadi sekitar 700 sel-sel sambungan baru yang perlu diisi dengan rekaman pengalaman-pengalaman baru yang bisa merangsang simulasi otak."
¤
Sementara pada kesempatan yang sama, Senior Marketing Services Manager Wyeth Nutrition SDuaEnam, Ika Nursantini Noor mengungkapkan, "Kami senang dapat meluncurkan situs parentingclub.co.id ini. Cukup dengan sentuhan lembut ujung jari, keseluruhan fitur dan modul yang ada pada situs ini dapat dibuka dan diterapkan. Antar orang tua juga dapat saling berbagi dan bertukar pengalaman. Mudah diakses, kapan dan dimana saja. Situs ini khusus dipersembahkan untuk masa depan yang gemilang bagi anak-anak Indoonesia."
¤
Ayu Dewi, Brand Ambassador S-26 yang juga hadir di acara, saat ramah tamah menjelaskan , "Peraturan untuk anakku yang diterapkan di rumah itu adalah rajin solat, menurut dan makan yang pintar."

" Satu sholatnya harus pinter. Kalau tidak solat, tidak disayang Allah SWT. Nanti kalau tidak disayang, ga dikasih makan, baju dan boneka. Dia kalau lagi marah sama daddynya bilang daddy nanti Allah marah gitu," ucap Ayu.

Peraturan kedua berarti sang anak harus menurut kepada kedua orang tua.
"Kenapa harus nurut karena orang tua itu ada untuk memberi tahu anak untuk jadi belajar," tutur ibu satu anak itu.

Terakhir, peraturan harus makan pintar dibuat Ayu agar putrinya mau makan sayur seperti yang selalu dicontohkannya. Bagi Ayu Dewi, Sayur dan buah adalah makanan terbaik dan tervaforite.****

##############

Belvita Breakfast "Menuju Sarapan Sempurna Dengan 4 Keping Biskuit"

¤
Bertempat di Satto Garden Shangrila Hotel Restaurant, beberapa hari lalu (Selasa, 22/Nov) Mondelez International & Indonesian Nutrition Association mengadakan simposium bertajuk "Wholesome and Balanced Breakfast for Produktive On-The-Go LifeStyle" (Sarapan sehat dan seimbang untuk gaya hidup on-the-go yang produktif). Ditengah gaya hidup, rutinitas dan mobilitas yang tinggi sarapan menjadi hal yang penting bagi kaum urban kota-kota Indonesia.
¤
Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia sekaligus Guru Besar IPB yang turut hadir sebagai NarSum simposium, Prof. Hardinsyah MS. PhD. mengungkapkan, "Saat tidur di malam hari, tubuh seperti dalam keadaan puasa. Saat tidur tidak ada asupan nutrisi yang masuk tubuh. Begitu memulai aktivitas pada pagi hari, sarapan menjadi penting. Sarapan bermanfaat menstabilkan kadar glukosa darah. Mereka yang tak sarapan cenderung makan berlebih pada siang hari atau jajan serampangan untuk menutupi lapar."
¤
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2010 Kemenkes RI, 17-50% anak usia sekolah dan sebanyak 31,2% orang dewasa di Indonesia tidak biasa sarapan pagi. 26,1% usia sekolah hanya mengkonsumsi minuman saat sarapan seperti air putih, susu, atau teh. Secara umum, sebanyak 44,6% orang Indonesia masih mengonsumsi sarapan dibawah angka sarapan ideal atau kurang dari 20% kebutuhan gizi harian.
¤
"Dewasa ini, 1 dari 3 orang Indonesia yang tinggal di kota besar melewatkan sarapan mereka dan hanya 8,4% wanita mengkonsumsi sarapan seimbang," lanjut Prof. Hardinsyah.

Wah wah wah, bahaya juga ya kalau gitu.., artinya, ada 91,6% wanita Indonesia di perkotaan yang kurang sarapan, ya prof?

Waduh, gimana negara mau kuat, kalau kaum wanita selaku tiang negara, 91,6% nya setiap hari kurang sarapan ya, prof?
¤
"Bagi yang tengah berdiet dan ingin asupan sarapannya itu ideal, sehat dan seimbang, perlu mengkonsumsi sekitar 55% nutirisi yang berkarbohidrat, tinggi akan serat dan rendah Index Glikemik yaitu,  ukuran seberapa besar efek suatu makanan yang mengandung karbohidrat dalam meningkatkan kadar gula darah setelah dimakan," terang Prof. Herdinsyah mengakhiri paparan.  
¤
Sebelumnya, DR. dr. Luciana B Sutanto MS. SpGK, pakar nutrisi dari INA (Indonesian Nutrition Association) mewanti-wanti, "Tidak sarapan bisa bikin kepala pusing, mata berkunang-kunang, perut mual dan tubuh terasa lesu bahkan, jalanpun bisa sempoyongan."

Dokter cantik yang juga ahli gizi dari FKUI & RSCM ini menambahkan, "Sarapan untuk anak di usia sekolah juga memegang peranan penting untuk tumbuh kembang tubuh, mengembangkan fungsi otak dan memelihara stamina agar anak tidak tertinggal pertumbuhan badan maupun daya pikirnya menghadapi mata pelajaran di sekolah."
 
"Sarapan dengan mengkonsumsi whole grain (gandum utuh) bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, kanker kolorektal dan mengendalikan berat badan sebab, biasanya orang yang luput sarapan akan terus ngemil dan makan banyak di waktu rehat makan siang," tambah dokter cantik yang juga punya hoby menulis di blog pribadi ini.
¤
"Makanan sereal whole grain sebagaimana Belvita Breakfast menjadikan sarapan lebih sehat, ideal dan seimbang. Belvita Breakfast mudah dibawa-bawa menemani kesibukan kaum urban perkotaan. Belvita make your breakfast wholesome and Balanced for Produktive On-The-Go Lifestyle" tukas Associate Director South East Asia Marketing Biscuits Mondelez International, Rick Lawrence yang datang langsung dari Malaysia bersemangat.
¤
President Director of Mondelez Indonesia, Sunil Tadar mengungkapkan, "Mondelez berkomitmen menyediakan sarapan yang melengkapi kebutuhan dan perubahan gaya hidup orang Indonesia agar tetap sehat, energik dan berproduktif tinggi. Belvita Breakfast adalah pelopor biskuit sarapan yang mudah, lezat dan bergizi tinggi yang cocok menemani kesibukan dan aktivitas di pagi hari."
¤
Sementara, Fotographer & Lifestyle Blogger Indonesia Andra Alodita yang juga hadir sebagai NarSum simposium mengisahkan, "Sulit bagi saya ditengah kesibukan pagi untuk menjada keseimbangan sarapan saya, anak dan suami. Dengan adanya, Belvita Breakfast biskuit whole grain padat yang dikemas dengan baik menjadikan sarapan saya sekeluarga menjadi cepat, ringkas dan mudah. Belvita Breakfast membantu saya sekeluarga untuk bisa lebih produktif."

Dalam bincang akrab bersama penulis usai simposium, ibu muda cantik ini juga menjelaskan, "Cukup dengan 4 keping biskuit Belvita ditambah dengan segelas susu dan satu buah jeruk, pisang atau mangga sebagai sumber vitamin C, Sarapan kita sudah sempurna. Siap untuk merajut hari-hari produktif."

*****

 

Arsip Blog

Cari/search

TRANSLATE

Follow by Email

Tips