Mapan.id Arisan Dapat Barang Idaman Sekaligus Bertambah Pemasukan

¤
Arisan (regular social Gathering) adalah budaya Indonesia asli, bukan milik bangsa lain. Entah kapan arisan pertama diadakan. Menurut orang tua-tua, arisan sudah ada sejak mereka sendiri belum lahir. Sayangnya, pemerintah hingga kini belum tertarik untuk mendaftarkan di UNESCO bahwasannya, arisan itu sebagai bagian integral hasil budi daya (budaya) orang Indonesia asli. Biasanya, setelah bangsa lain ingin mengakui bahwa, arisan adalah milik kekayaan budaya negeri mereka, barulah pemerintah Indonesia mau repot dan sibuk untuk memberikan sanggahan dan mengajukan klaim!
¤
Prinsipnya, arisan dilakukan oleh sekelompok/kumpulan beberapa orang yang memiliki kewajiban menyertakan sejumlah uang dalam jumlah sesuai kesepakatan. Dimana, uang yang terkumpul akan diundi dalam periode tertentu untuk mencari pemenang bergilir yang berhak membawa pulang total uang setoran seluruh peserta arisan. Bagi yang sudah pernah memenangkan uang yang terkumpul itu, tidak dapat menang lagi tetapi, tetap memiliki kewajiban menyetor uang dalam jumlah sama besar untuk setiap periode undian hingga arisan dinyatakan berakhir yaitu, ketika semua orang dalam kelompok/komunitas itu pernah satu kali berhasil membawa uang setoran yang terkumpul.
¤
Biasanya pada pengundian, setiap kali salah satu anggota meraih uang setoran total para peserta, pemenang tersebut memiliki kewajiban untuk menggelar pertemuan pada periode berikutnya arisan akan diadakan. Seperti tabungan wajib, jumlah uang peserta yang disetorkan akan kembali kepada empunya tanpa pengurangan ataupun penambahan jumlahnya. Misal, si A menyetor Rp. 100.000,-/bulan sedangkan pada kelompok arisannya ada 12 orang peserta berarti, setiap bulan akan terpilih seorang pemenang yang berhak membawa pulang seluruh uang yang terkumpul atau sebesar Rp. 1.200.000,-. Begitu seterusnya setiap bulan hingga, semua peserta arisan dalam satu tahun beroleh sekali menang.
¤
Arisan beroperasi di luar sistem pengumpulan dana masyarakat formal, seperti perbankan atau asuransi. Arisan lahir dan didasari oleh budaya timur yang senang berkumpul dan berhandai-handai dengan rekan, keluarga atau kolega. Dengan kata lain, Arisan adalah ajang gaul (gathering) karakter khas wanita Indonesia yang senang menabung dan gemar bersilahturahmi.
¤
Dulu, sebelum orang mengenal uang, barter menjadi pilihan dalam proses jual beli. Si A butuh barang B dan Si B butuh barang A maka, terjadilah barter atau saling tukar barang. Setelah orang mengenal uang sebagai alat jual beli, barter untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan tidak banyak lagi dilakukan orang. Kini, banyak orang giat menabung agar terkumpul uang dalam jumlah yang cukup hanya untuk membeli barang kebutuhannya atau idamannya. Banyak juga, orang yang belum mempunyai cukup uang untuk membeli sebuah barang bisa pula melakukan transaksi secara kredit. Tentunya, pada transaksi kredit ada perhitungan bunga cukup besar yang harus dibayarkan bulan demi bulan dan tahun demi tahun. Belum lagi, sebelum akad kredit disetujui, pembeli direpotkan serangkaian survey dan kelengkapan administrasi.
¤
Tidak ingin menabung berlama-lama, tidak ingin ambil kredit, takut terbebani bunga, juga tidak ingin mengambil pinjaman, tidak ingin ribet hanya untuk dapat memiliki barang idaman? Jangan khawatir, Arisan yang telah begitu membudaya akrab dalam kehidupan sehari-hari orang Indonesia kini hadir dengan bentuk yang modern. Arisan itu dikenal bernama : ARISAN MAPAN yang diselenggarakan oleh RUMA PT. sejak tahun 2009. ARISAN MAPAN, arisan on line, administrasinya terkomputerized dan operasionalnya berbasis aplikasi kekinian dalam ios maupun android.
¤
Saat ini tercatat lebih dari 70 ribu orang sudah melebur kedalam ARISAN MAPAN. Bergabung dalam ARISAN MAPAN tidak sulit. Ada 5 langkah mudah "Bersama menjadi terjangkau" demikian motto ARISAN MAPAN yang perlu dilakukan ;
  • 1. Daftar sebagai Ketua Kelompok ARISAN MAPAN
  • - Off line dengan menghubungi Staff Penyuluh RUMA lapangan melalui telephone ke MELATI (melayani sepenuh hati) dengan nomor : (021) 7204008. Telephone anda ditunggu MELATI 7 hari dalam seminggu mulai dari jam 07.00 sampai 22.00 WIB. 
  • - On line melalui situs aplikasi MAPAN.ID
  • 2. Cari 5 peserta sampai 10 peserta. Setiap peserta bebas memilih sebuah barang yang ingin dibeli melalui Katalog atau melihat di situs MAPAN.ID kemudian, tentukan periode setoran, bisa permingguan ataupun perbulanan.
  • 3. Daftarkan anggota ARISANmu di MAPAN.Imaka, secara otomatis akan keluar info harga barang yang diinginkan berikut kewajiban setoran perperiode untuk tiap peserta arisan selama 5-10 periode.
  • 4. Setelah Ketua, Anggota berikut aneka barang yang dipesan kelompok arisan terdata di MAPAN.ID maka, arisan pun dimulai. Diundi secara komputerized untuk mendapatkan urutan pemenang perperiode. Setiap peserta ARISAN MAPAN akan menerima SMS pemberitahuan nama pemenang kocokan 7 hari sebelum hari penyetoran.
  • 5. Ketua arisan membayar total setoran anggota melalui ATM atau jasa perbankan : BCA No. 524034023 - BRI No. 065101000137305 - Mandiri No. 1260006329907 dan BNI No. 3004201317. Barang pemenang arisan akan dikirim dalam jangka waktu 3-10 hari pasca pembayaran.
Untuk lebih jelas,mudah dan praktis bagaimana cara bergabung menjadi peserta ARISAN MAPAN dapat langsung mengklik --->> mapan.id/info/
¤
Setiap Ketua Arisan akan menerima bonus saldo sebesar 10% dari harga total barang non elektronik yang dipesan kelompok dan 5% dari barang elektronik. Bonus dapat digunakan untuk membeli barang secara cash dari katalog atau dalam bentuk tunai ditransfer ke rekening Ketua Arisan ataupun untuk membayar kewajiban setoran Ketua Arisan. Untuk mendapatkan penghasilan tambahan, siapapun dapat menjadi Ketua Arisan. Ketua Arisan dalam semangat bergotong royong, membantu anggotanya memiliki barang impian dengan mencicil tanpa, harus bayar bunga cicilan!
¤
Banyak manfaat yang didapat ketika bergabung dengan ARISAN MAPAN, beberapa diantaranya :
  1. Bersilahturahmi
  2. Bergotong royong bahu membahu
  3. Mendapat penghasilan tambahan dalam waktu fleksibel & tanpa modal
  4. Memiliki barang berkualitas tanpa harus bayar penuh
  5. Mencicil pembelian barang berkualitas tanpa bunga
  6. Harga bersaing
  7. Akrab dengan tekhnologi digital
  8. Tak perlu pergi ke mall barang dikirim melalui jasa pengiriman terpercaya
  9. Dapat info barang berkualitas berikut harganya melalui katalog setiap saat
  10. Harga barang tidak naik meski baru dimenangkan 10 bulan lagi
¤
¤ 
Direktur Utama RUMA PT. Aldi Haryopratomo dalam satu kesempatan Gathering bersama blogger ibukota beberapa hari lalu (Senin 30/3/16) menyatakan, "ARISAN MAPAN adalah arisan kekinian yang terjamin keamanannya. Bukan arisan berantai sejenis MLM multy level marketing. Segala operasional kerja dan putaran setoran peserta dapat dipaham dengan mudah. Bonus dan keuntungan yang didapat peserta sangat rasional. ARISAN MAPAN arisan idaman kini dan untuk masa depan!"
¤ 



                                                                    *************

Raisa Scarf Selendang Sutera dari Bandung Lautan Api

¤
    Selendang sutera...
    Tanda mata darimu...
    Telah kuterima...
    Sebulan yang lalu..
          Selendang sutera...
          Mulai disaat itu....
          Turut serentak.....
          Di dalam bhaktiku....
Ketika bulan lalu (11-13 Maret) IFW (Indonesia Fashion Week) 2016 di JCC berlangsung, ada selendang sutera produk asli dari Bandung lautan api yang ikut meramaikan ajang pameran adi busana terbesar itu. Raisa Scarf sebuah brand lokal yang mulai dikenal oleh kalangan industri fashion, tidak hanya di dalam negeri tapi juga oleh konsumen mancanegara. Banyak turis manca yang berkunjung ke Bandung menyempatkan diri berbelanja cendera mata Raisa Scarf. Di negeri-negeri dingin, scarf bukan lagi hanya menjadi hiasan di leher semata, tetapi memang scarf dibutuhkan untuk menghangatkan bagian leher ke atas. Raisa Scarf juga sangat membantu bila dipakai di kota-kota dataran tinggi yang bersuhu dingin di banyak wilayah Indonesia.
¤
Seringnya turis manca berbelanja, membuat Teh Euis, Pendiri Raisa Scarf berencana untuk membuka gerai cabang di kota-kota destinasi wisata lain, seperti Jogya dan Denpasar. Tak jarang, setibanya para turis manca di negaranya masing-masing, mereka kembali mengontak, meminta Teh Euis mengirimkan beberapa helai scarf lagi. Rencananya pada akhir tahun ini, Raisa Scarf akan buka cabang di Jogya seiring dengan tuntasnya bangunan dan interior gerai di kota Gudeg itu. Sedangkan untuk wilayah Denpasar, Teh Euis masih berharap ada yang mau bergabung dalam kerjasama francise yang aturan mainnya bisa didiskusikan bareng-bareng seperti yang sudah berjalan di Surabaya, Padang dan Bogor..
¤
Raisa menjadi scarf favorite dalam ajang IFW 2016 lalu itu. Tak kurang lebih dari 1.000 helai scarf aneka motif dan warna terjual  selama 3 hari ajang berlangsung. Raisa begitu halus dan lembut, tidak menimbulkan rasa risih di leher, iritasi kulit apalagi sampai gatal-gatal. Raisa juga bisa dipakai sebagai selendang ataupun kerudung. Raisa berbahan katun, satin, tenzel dan sutera. Untuk yang ingin punya scarf berbahan sutera dengan motif khusus dapat terlebih dahulu melakukan pesanan ke nomor 0811220212
¤
Raisa Scarf dipakai dimanapun tetap modis. Sebagai selubung kepala, leher, selempang dada ataupun ikat pinggang. Selain di gerai Raisa Scarf sendiri di Jl. Mekar II No.3 Padasuka Cibeunying Kidul, di Bandung Raisa juga tersedia di pertokoan Dekranasda, Sindang Reret dan Alifa. Raisa dapat juga dipesan melalui beberapa situs on line. Raisa Scarf tersedia dalam berbagai motif dengan variasi harga mulai dari Rp. 60Rb-100Rb. Bagi Teh Euis, kesibukannya membangun Raisa sedikitnya membantu menyemarakan industri tekstil nasional. Setidaknya, setiap scarf yang berhasil terjual, ada sumbangsih untuk sebuah keluarga Indonesia pengrajin tekstil yang pada gilirannya akan memperkuat perekonomian anak-anak bangsa. Untuk wanita di seluruh dunia, dari Bandung Lautan Api, Raisa adalah scraf selembut sutera yang melilit indah di leher dengan harga tak mencekik leher.



¤***************$$$$$**************
 

Arsip Blog

Cari/search

TRANSLATE

Follow by Email

Tips