Friskies Menu Makan Bahagia Melawan Stress


Manusia dilengkapi oleh Tuhan YME dengan rasa welas asih, cinta, emosi juga, kasih sayang yang besar. Seperti mata air, sungai dan muara, semua rasa yang timbul dari dada manusia itu membutuhkan penyaluran. Tersumbatnya satu rasa saja, bisa begitu menyesakan dada. Pada gilirannya, akan menyebabkan peningkatan faktor resiko stress. Banyak penyakit fisik yang diawali dengan stress. Bisa berbagi kasih sayang juga merupakan pencegahan stress.
¤
Bayangkan, bila orang tua tak bisa berbagi kasih sayang dengan anak, istri dengan suaminya dan manusia dengan lingkungannya. Kasih sayang yang tak tersalurkan lama kelamaan akan menggunung dalam dada dan bisa menjebol kesehatan jiwa dan raga. Sebaliknya, Kebahagiaan juga dapat dirasakan oleh seorang individu, saat ia bisa berbagi perhatian pada sesamanya.
¤
Kebahagiaan tidak hanya bila, kita bisa mengatasi sesuatu dengan mudah. Kadang, rasa bahagia justru hadir saat kita bisa menyelesaikan segala kerumitan. Coba hitung, betapa rumitnya memelihara seekor atau bahkan ada orang yang memelihara beberapa ekor kucing. Ternyata malah, ditengah kerumitan itulah bisa datang bahagia dan dijauhkan dari stress! Merawat kucing berarti memberi kesempatan individu untuk : bisa berbagi, mau repot dan mau mengerti sesuatu yang hanya bisa berbicara dalam bahasa "Meong". Tetapi seringkali, antara pemilik dan kucingnya, malah terjalin komunikasi yang tampak begitu akrab dengan bahasa yang : hanya bisa dipahami oleh keduanya!
¤
Friskies, pabrikan makanan kucing dari Nestle ini sangat memahami bahwa ada kebahagiaan saat seseorang memelihara seekor kucing. Beberapa waktu lalu, Friskies hadirkan CatVenture, arena yang didesain untuk mengajak keluarga Indonesia bermain bersama dan mengenal kucing peliharaannya. CatVenture juga boleh dikunjungi oleh keluarga yang tidak memiliki kucing peliharaan. Country Business Manager Nestle Purina PetCare, Thomas AQuinas Nugroho menuturkan, "Hadirnya CatVenture merupakan upaya Friskies mendorong Keluarga Indonesia memperoleh kesenangan dan kebahagiaan melalui berbagi kasih sayang dengan kucing peliharaannya."
¤
Pembukaan CatVenture dibarengi dengan peluncuran lima varian Friskies dengan formula yang lebih disempurnakan guna memenuhi asupan gizi kucing. "Ke lima varian Friskies mengandung protein, kalsium, antioksidan, vitamin A, taurine, asam lemak omega3 dan omega6 serta prebiotik. Friskies untuk kucing sehat, kuat, imun dan energik dari ujung kaki, mata hingga ujung rambut," tambah Thomas.
¤
Pada kesempatan yang sama saat sesi perbincangan "Kucing Serba Bisa dan Apa Saja yang Ia Bisa Lakukan untuk Anda", Psikolog Keluarga & Anak, Sani B Hermawan Psi., yang turut hadir sebagai pembicara menyatakan, "Kucing peliharaan secara otomatis akan dianggap sebagai bagian dari keluarga sehingga akan memunculkan ikatan emosional. Care, empati dan saling berbagi peran dan tanggung jawab akan terjadi dalam keluarga pemelihara kucing."
¤
Beberapa waktu lalu, pada salah satu tv swasta, ditayangkan kenyataan bahwa : kucing tidak mau memakan bakso yang bercampur zat-zat yang membahayakan. Kucing bisa menjadi penentu apakah makanan itu berbahaya bagi kesehatan atau tidak. Kucing memiliki wilayah kekuasaan, ia tak akan membiarkan ada hewan lain yang membahayakan hegemoninya, apalagi bila sedang membesarkan anak. Kucing menjadi begitu possesif. Bahkan, kucing akan bertaruh jiwa menghadapi seekor ular Cobra demi untuk menyelamatkan anak-anaknya dan juga keluarga pemeliharanya.
¤
Hermawan melanjutkan, "Menurut penelitian dari Journal of Personality & Social Psychology yang berjudul "Creature Comfort : An Exploration of Pet Owners and Their Experiences of Wellbeing Gained Through Their Relationship with Their Companions Animal, memelihara kucing bisa menjadi penyaluran ekspresif, melatih tanggung jawab dan mendatangkan kebahagiaan serta menjauhkan stress."
¤
Masih menurut Hermawan, "Mengelus bulu kucing yang sehat dan terawat akan mendatangkan sensasi tersendiri, saling transfer emosi yang sensitif, membangun ikatan kedekatan, kepedulian dan mendatangkan ketenangan jiwa." Kucing yang sehat dan imun terhadap serangan penyakit sangat tergantung pada apa yang dimakannya.

Nu Oceana Embun Air Laut yang Siap Diminum!

Pernahkah kita membuka pintu rumah pagi-pagi? Mengapa udara pagi terasa begitu menyegarkan? Ketika embun pagi masih bertebaran dan bermekaran disetiap sudut, menghirup udara pagi serasa mendapatkan energi baru. Energi yang bisa mengurangi beratnya beban kehidupan ditengah saratnya aktivitas. Bersihnya udara pagi juga seakan mampu mengusir kejemuan dan kepenatan atas segala rutinitas.
¤
Pengembunan/Kondensasi adalah lawan dari penguapan/evaporasi. Pada pengembunan, gas terproses menjadi cairan. Sebaliknya pada penguapan, cairan terproses menjadi zat gas. Pengembunan tidak lain merupakan proses eksothermik (melepas panas). Air yang terlihat menjadi embun dan menempel pada dinding luar segelas air dingin adalah bukti terjadinya kondensasi. Dimana, udara panas seputar gelas terpengaruh oleh dinginnya gelas dan akhirnya menjadi tetesan embun. Proses ini juga terjadi pada AC (Air Conditioner). Perhatikan, kerja AC selalu menghasilkan tetes tetes air/embun.
¤
ABC President Indonesia PT, sebuah perusahaan yang terbentuk kerjasama dari dua perusahaan raksasa, ABC Indonesia PT dan Uni President Etr. dari Taiwan menawarkan Nu Oceana sebagai minuman kemasan botol plastik ready to drink yang istimewa dan berbeda daripada minuman kemasan yang lain. Nu Oceana adalah minuman yang menyegarkan, hasil daripada tekhnologi terbaru penguapan dilanjutkan pengembunan air laut tanpa melalui proses kimia. Selain Nu Oceana yang baru meramaikan pasar, sebelumnya ABC President Indonesia PT, juga telah memasarkan minuman kemasan Nu Milk Tea dan Nu Green Tea sebagai polopor teh hijau ready to drink.
¤
Oceana mengandung Sea Salt (garam air laut) bukan melalui proses industri, tetapi melalui proses tekhnologi yang alami. Sehingga, kandungan nutrisi dan mineralnya tidak rusak, tetap utuh. Sea Salt bermanfaat bagi kesehatan juga, membantu keseimbangan metabolisme tubuh. Ditemui seusai peluncuran minuman kemasan "Nu Oceana Sea Salt Lemonade ready to drink" di puncak Gedung Menara BCA lantai 56 beberapa waktu lalu (6/4), Head of Marketing ABC President Indonesia, Nurkori menuturkan, "Banyak orang yang memahami bahwa Sea Salt berguna untuk perawatan kesehatan kulit atau bagian luar tubuh saja. Padahal, mengkonsumsi Sea Salt, selain menyegarkan juga berguna untuk mengembalikan ion, nutrisi yang telah menjadi energi dan cairan tubuh yang terpakai saat tubuh melakukan aktivitas."
¤
Pada kesempatan yang sama, pakar gizi kenamaan ibukota yang gemar membangun kesadaran melek nutrisi masyarakat, Emila Achmadi mengatakan, "Gaya hidup manusia yang serba cepat dalam putaran ritme yang begitu tinggi mengakibatkan buruknya kondisi biologis tubuh. Rendahnya PH tubuh terkait dengan resiko munculnya penyakit degeneratif. Hal yang perlu dilakukan adalah mengkonsumsi Sea Salt dalam jumlah yang tepat. Nutrisi yang terkandung di dalam Sea Salt mampu meringankan beban sekaligus memaksimalkan kerja ginjal mendistribusikan cairan tubuh."
¤
Selain mengandung Sea Salt, Nu Oceana juga mengandung sari buah lemon asli (lemonade), menjadikan Nu Oceana Sea Salt Lemonade minuman rehidrasi yang alami. Bukan hanya menambah pilihan minuman ready to drink, tapi juga menawarkan kesegaran dan kesehatan. "Nu Oceana menyasar para petualang dan kaum urban aktif, karena kandungan alaminya yang memang diperlukan oleh tubuh. Nu Oceana cegah tubuh kekurangan pasokan cairan juga membatu ketersediaan ion sekaligus, melancarkan distribusi cairan yang membawa nutrisi ke seluruh tubuh," tutur Nina Febriani, Brand Manager ABC President Indonesia PT, saat beramah-tamah dengan beberapa media ibukota yang turut menghadiri peluncuran.
¤
Sebelum beranjak meninggalkan puncak Menara BCA Sudirman, Nurkori sempat menukas, "Nu Oceana Sea Salt Lemonade kemasan embun uap air garam laut rasa lemon segar saat ini telah tersedia di pelbagai kios, cafe,  minimart,  supermarket dan hypermarket. Sebotol Nu Oceana 460ml yang sehat cuma dibandrol seharga Rp. 7.500,-. Nu Oceana lebih nikmat dan segar bila diminum dalam keadaan dingin atau bisa juga dicampur dalam segelas es."
¤

A&W Terlibat Reklamasi Asian MixBowl

¤
Reklamasi bisa berarti menambah dan menggarap daratan baru yang sengaja dibangun di bekas pesisir laut yang diurug tanah darat. Beberapa kota yang berbatas laut telah menambah wilayah daratannya dengan reklamasi seperti Dubai dan Singapura. Selain menambah wilayah darat, reklamasi bisa membantu fungsi DAM besar penyangga ROB (banjir akibat meluapnya air pasang atau gempuran gelombang sagara semisal Tsunami). Hanya disayangkan, bila reklamasi hanya berfikir untuk kepentingan bisnis semata maka, kehidupan biota laut dan nelayan pesisir bisa dengan mudah ditumbalkan.
¤
Mengapa A&W bisa terlibat reklamasi? Hanya untuk redaksi, Head Marketing Manager A&W Indonesia, Irvan Maulana menuturkan, "A&W selalu berupaya sungguh-sungguh untuk menjadi jembatan keakraban antar bangsa melalui sajian kuliner. Untuk itu, A&W setidaknya pertiga-empat bulan meluncurkan menu baru masakan khas dari berbagai negara. A&W saat ini tengah giat menjadi Resto khas Amerika rasa lidah orang Eropa, orang Afrika juga orang Asia. Singkatnya, untuk memanjakan lidah orang Indonesia, A&W terlibat reklamasi menu-menu top asal dari berbagai negara. Dengan reklamasi menu, A&W menambah, memperluas dan menggarap menu-menu yang sebelumnya telah menjadi kuliner terkenal di tengah masyarakat belahan benua lain."
¤
Menyusul menu reklamasi A&W Awesome NachoChesse dan Tropical Banana Berries Magic yang telah diluncurkan beberapa bulan lalu sebelumnya. Bertempat di anjungan A&W Kedoya (16/April/16), besutan menu "ASIAN MIXBOWL" khas A&W kini juga telah dikenalkan ke masyarakat luas. Menu baru ini terdiri dari 3 varian :
  • ASIAN FRIED MIXBOWL
  • ASIAN PRAWN MIXBOWL
  • ASIAN FISH MIXBOWL
Satu porsi dari ketiga varian dibandrol dengan harga cukup murah, dibawah Rp. 40 ribu rupiah
¤
ASIAN CHICKEN MIXBOWL
Irisan ayam goreng tepung, kacang kapri,  wortel iris dan tebaran jagung manis yang dikombinasikan dengan nasi putih berbalur saos pedas manis seafood. Ingin tambah saos sambal khas A&W? Cukup tekan knop kran Saos Sambal di meja buffe yang biasanya tersedia di dekat casha.
¤
ASIAN PRAWN MIXBOWL
Udang goreng tepung,  kacang kapri,  wortel iris dan tebaran jagung manis dalam semangkok nasi putih yang berbaur saos pedas manis seafood. Bila masih ingin lebih pedas...,  tambah sendiri saos sambal pedas khas A&W sesuka hati!
¤
ASIAN FISH MIXBOWL
Ikan patin goreng tepung, kacang kapri, wortel iris dalam semangkok nasi putih yang bertaburan jagung manis berbaur saos pedas manis seafood. Pas saosnya? Kurang? Kalau mau, tinggal tambah sendiri.
¤
Menurut ketua kelompok arisan ASI (ibu-ibu Sayang Indonesia) Ny. Astri Damayanti yang dijumpai saat mengajak anggota arisannya bertandang ke A&W Kedoya, ketiga varian menu baru A&W ini, benar-benar terasa seperti makan masakan oriental tapi, adonannya khas Amerika. Atau sebaliknya, bagai makan sajian khas Amerika tapi.., adonannya berasa oriental.
¤
Pendiri yang sekaligus Ketua Komunitas Wajah Bunda, Ny. Fiki Kursidi yang turut menghadiri Arisan ASI, menambahkan, "Reklamasi menu-menu baru A&W akan membuka peluang tambahan penghasilan bagi pemasok bahan baku. Reklamasi menu A&W tidak merusak ekologis malah, demi meningkatkan taraf hidup keluarga, petani dan peternak bisa terpacu untuk terus meningkatkan pasokannya. Dan tidak bisa tidak, bertambahnya pasokan bahan baku hanya bisa dilalui dengan perbaikan sarana lingkungan, baik untuk tambak udang maupun untuk peternakan ayam."



XxxxxxxxxxX


Faber Castell Tiru Jagad Raya Gelar Pekan "Kreatifitas Tanpa Batas! "

¤
Ketika duduk di Sekolah Dasar, dalam pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) kita diajarkan B3 (Bumi Bulat Bundar). Bentuk Bumi itu bulat dan bundar bukan bulat oval. Bumi berbatas tapi tak ada  batas Bumi itu sendiri. Dimana batas Bumi? Dimana ujungnya? Maka, karena setiap bulatan sudutnya 360•, otomatis semua tepi sama bangun bundar tak ada batasnya. Kesimpulannya, Bumi berbatas tapi tanpa batas.
¤
Begitupun alam semesta, tak ada satupun ilmu yang bisa mendeteksi dimana batas daripada alam semesta. Semua orang tahu, alam semesta itu sesungguhnya adalah besaran yang berbatas. Tetapi, semua orang juga tidak tahu dimana batas akhir daripada alam semesta itu sendiri. Sama dengan Bumi bulat bundar, Ilmu Pasti menyimpulkan, alam semesta itu sebuah besaran yang pastinya terbatas. Tapi, dimana batasnya? Tidak ada yang tahu! Akhirnya para pakar bersepakat bahwasannya, Alam semesta sebuah besaran berbatas tapi, tanpa batas!
¤
Seperti halnya Bumi dan alam semesta, begitupun dengan inovasi dan kreativitas manusia. Para ahli biologi bersepakat, kemampuan otak manusia sesungguhnya benar-benar serba terbatas. Tapi, lagi-lagi tak ada satupun ilmu yang bisa menentukan dimana sebenarnya keberadaan ujung batas daripada daya cipta manusia itu sendiri. Adakah yang bisa menentukan sampai dimana manusia berhenti mencipta dari satu saja bahan yang bernama plastik? Atau Besi? Ataupun kaca? Tidak ada!
¤
Berangkat dari segala pemahaman itu, Faber Castell sebagai brand alat tulis/lukis warna terbesar sekaligus terlaris di dunia, pada Quartal pertama 2016 ini kembali membuat gebrakan yang mengejutkan masyarakat pecinta warna dan keindahan. Bertempat di Lippo Mall Puri Indah Kembangan Jakarta Barat, Faber Castell menggelar pameran brand tunggal dengan tema "Kreativitas Tanpa Batas." Pameran ini didukung sepenuhnya oleh Lippo Mall, berlangsung selama seminggu penuh mulai tanggal 11 April kemarin hingga, 17 April 2016.
¤
Pameran didahului diskusi santai yang menghadirkan Presdir Faber Castell Indonesia 'Yandramin Halim', Kasubdit Peserta Didik Kemendikbudpar RI 'Gusmayadi Muharmansyah' dan Dosen IKJ merangkap seniman 'Beng Rahardian'. Diskusi dengan lincah dan bersahaja, dipandu oleh Brand Manager Faber Castell Indonesia, Fransiska Remila.
¤
Mengawali sebelum diskusi berlangsung, Fransiska berujar, "Pameran ini sebagai bentuk apresiasi kepada semua pihak yang telah dan turut bergabung bersama Faber Castell dalam semangat berkarya untuk pengembangan inovasi dan kreativitas anak-anak Indonesia. Melalui lomba mewarnai, melukis dan menulis cerita pendek, Faber Castell secara serius mendorong tumbuh dan bangkitnya kreativitas anak sejaka dini. Agar, kedepan kreativitas anak-anak Indonesia semakin bermanfaat dan semakin bersinar di dunia."
¤
Ketika tiba giliran bicara, Yandramin Halim menuturkan, "Di banyak negara maju, industri kreative telah menjadi penyumbang devisa mereka yang terbesar. Telah terjadi pergeseran dari creative thinking ke Creative making. Kreativitas kini tidak lagi hanya sebatas ide, tapi sudah diukur melalui produk nyata. Aktualisasi kreatifitas itu perlu, disinilah kontribusi Faber Castell untuk anak-anak bangsa, termasuk menyelenggarakan pameran yang bisa mendorong lahirnya kreator-kreator baru. Bersama Faber Castell, diharapkan kreativitas individu Indonesia bisa lebih berkembang maksimal dan akhirnya, secara komunal Indonesia tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain"
¤
Beng Rahardian menambahkan, "Dari satu titik noktah diatas kanvas..., kita bisa menggambar apa saja tanpa batas! Dari satu garis ataupun, dari satu bulatan, kita bisa aktualisasikan beragam bentuk dan warna. Bersama aneka produksi Faber Castell, merangkai bentuk dan memadukan warna jadi lebih mudah. Inovasi dan kreativitas bisa mengalir begitu saja tanpa henti. Faber Castell membuat goresan amatir terkesan profesional. Hal ini, menimbulkan semangat tersendiri bagi banyak peserta didik saya di IKJ, untuk bisa lebih mengembangkan lagi bakat maupun kreatifitas mereka. Baik itu secara perseorangan ataupun kelompok"
¤
Menyadari pentingnya tumbuh kembang daya inovatif dan kreatif para peserta didik yang notabene adalah generasi penerus, Gusmayadi Muharmansyah menyatakan, "Saya mendukung jika suatu saat ada anggaran negara yang diperuntukan untuk mengembangkan inovasi dan kreasi peserta didik bukan hanya, melalui buku dan macam-macam prakarya. Tetapi saya rasa, upaya memacu tumbuh kembang kreatifitas dari generasi penerus perlu dilengkapi dengan adanya anggaran bagi peserta didik untuk dapat diberikan alat tulis dan alat lukis yang benar-benar aman digunakan dan juga, berkualitas".
¤
Ditemui di sela-sela acara pameran, Public Relations Manager Faber Castell Indonesia, Andri Kurniawan menjelaskan, "Semua tinta warna dari produksi Faber Castell terjamin keamanannya. Bahkan, bila tinta warna Faber Castell termakan anak-anak sekalipun. Perlu diketahui, zat warna pada produksi Faber Castell berasal dari pewarna makanan yang aman. Jauh lebih aman daripada banyak makanan yang disusupi oleh zat pewarna pakaian." Masih menurut Andri, "Meskipun zat warna Faber Castell dari pewarna makanan, tapi, warna-warni Faber Castell tetap solid dan tegas. Mampu berpuluh tahun tak berubah dan memudar di atas kertas ataupun kanvas!"
¤
Tanti Amelia, seorang ibu paruh baya pengunjung Lippo Mall Puri Indah yang ditemui tengah asyik mengamati berlangsungnya pameran, ketika dimintai komentarnya memberikan tanggapan, "Seorang ibu paling senang jika bisa memajang hasil karya anak-anaknya sendiri di dinding rumah. Hasil karya tangan anak-anak rasanya jauh lebih membanggakan daripada foto diri kita bersama pejabat atau orang terkenal. Bagi anak-anak saya, rumah adalah tempat mereka bebas berkarya. Berbilang belasan tahun, Faber Castell telah membantu tumbuh kembangnya kreatifitas anak-anak saya. Dan, anak-anak saya yang telah beranjak dewasa kadang senyam senyum sendiri ketika melihat hasil karya mereka di masa pertumbuhan. Anehnya, hingga sekarang ada lho, anak saya yang sudah mau lulus kuliah tetapi, tetap suka menggambar dengan Faber Castell. Bagi saya sekeluarga, Faber Castell adalah teman penuh warna dari generasi ke generasi."
¤

*************
**************
***************
*****************
************


                                                              ******************


Jurus CERDIK Menkes Nila Moeloek #LawanDiabetes

¤
Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI sebagai lembaga yang paling bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan seluruh anak bangsa tampaknya tak mau tanggung-tanggung melawan penyakit Diabetes. Hal ini dibuktikan dengan kerja keras seluruh jajaran dari hari ke hari, minggu demi minggu dan bulan demi bulan. Dengan harapan, penderita Diabetes dapat menemukan solusi dan orang yang sehat tidak sampai ikut-ikutan menjadi penderita baru.
¤
Bertempat di Gedung Suyudi Kemenkes RI (7/April/2016) Rasuna Said dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia, Nila Moeloek mengajak ratusan audience yang hadir beserta segenap stake holder Indonesia untuk bersama-sama menekan laju angka penderita Diabets. Menurut Menkes RI itu, Indonesia sudah menduduki peringkat ke 7 dunia penderita Diabets terbanyak. Kemenkes RI mencatat setidaknya ada 7% Penderita Diabets dari seluruh jumlah penduduk Indonesia. Bila tidak segera ditanggulangi, angka ini akan melaju sangat cepat sehingga menghabiskan sumber daya bangsa hanya untuk berobat dan berobat. Untuk itu, Menkes mengharapkan timbulnya kesadaran dari setiap pribadi bahwa, kesehatan adalah anugrah Tuhan terbesar yang harus dikelola dan dipelihara sebaik-baiknya.
¤
Menkes juga mewanti-wanti, jika untuk pengobatan Diabets saja energi bangsa sudah terkuras habis, lalu bagaimana dengan ratusan penyakit lain yang juga musti ditanggulangi? Menkes serta merta mengenalkan jurus CERDIK, jurus sederhana agar setiap orang Indonesia sigap menghadapi Diabets yang dapat diderita oleh siapa saja. Papar Menkes, CERDIK itu :
  • Cek kesehatan secara berkala
  • Enyahkan asap roko
  • Rajin olah raga
  • Diet dengan kalori seimbang
  • Istirahat yang cukup
  • Kelola stress dengan baik
Menkes menyakini, bila jurus CERDIK itu diterapkan oleh setiap pribadi, niscaya kenaikan angka penderita Diabets baru dapat diperlambat secara signifikan.
¤
Banyak penderita di Indonesia tidak menyadari dirinya telah menderita Diabets. Ketika sadar, sudah terlambat. Diabets sudah diidap dan hidupun seolah jadi penuh aturan. Tidak boleh makan inilah, pantang minum itulah dan segudang larangan lainnya. Agar tidak terjadi adanya Warga Negara Indonesia yang belum tahu jurus CERDIK #LawanDiabetes, Menkes juga menghimbau kepada seluruh jajaran dan ribuan sukarelawan yang diterjunkan Kemenkes RI ke seluruh pelosok tanah air untuk senantiasa giat memberikan penyuluhan dan bantuan agar rakyat semakin solid dan kuat dalam misi bersama  #LawanDiabetes!
¤
Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI, Irman Gusman yang menjadi NaraSumber pada kesempatan yang sama mengharapkan kinerja Kemenkes dalam penanggulangan Diabets dapat dirasakan sampai pelosok terpencil, terluar, tertinggal dan terasing. Bagi IG, tidak boleh ada alasan apapun yang dapat mengganggu kinerja Kemenkes RI #LawanDiabetes. Dan, tidak patut juga bila setiap orang acuh tak acuh pada momok yang bernama Diabets ini, termasuk jajaran Pemda di seluruh tanah air. IG meminta Menkes agar tidak ragu melaporkan pada Dewan bila memang ada Pemda yang enggan dan kurang serius menanggapi gerakan membangun kesadaran bersama #LawanDiabetes.
¤
Juga hadir menjadi NaraSumber diskusi "Cegah Tangkal Obati Diabetes" yang digagas Menkes itu, Ketua Komisi IX DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Dede Yusuf menyatakan dengan tegas, "Berapapun dana yang dianggarkan oleh negara untuk mengobati Diabetes tidak akan pernah cukup bila, tidak ada kesadaran dari diri sendiri setiap orang Indonesia untuk mencari tahu, apa dan bagaimana #LawanDiabetes itu!" DY sangat prihatin bila, kerja keras Kemenkes memberikan penyuluhan tentang, bagaimana kita bisa menangkal Daiabets hanya ditanggapi angin lalu. Tetapi, setelah mengidap Diabets, Kemenkes malah dikejar-kejar diminta bertanggung jawab untuk turut mengobati sekaligus mensubsidi. DY juga berjanji, akan selalu mendukung langkah-langkah serius Kabinet Kerja di bidang kesehatan yang dilaksanakan oleh Menkes. Bagi DY, kesehatan masyarakat jauh lebih penting daripada percaturan politik yang seakan tiada habisnya.
¤
Perayaan Hari Kesehatan Dunia di Kantor Menkes RI itu didukung oleh beberapa lembaga kesehatan yang beroperasi di Indonesia. Mulai dari produsen susu yang membantu tubuh menekan kadar gula sampai dengan lembaga penyedia alat-alat medic test gula darah terbaru dan termaju.  Juga turut berpartisipasi lembaga dunia non profit WHO, Diastika, IDI dan PERSAGI. Kemenkes dan lembaga-lembaga pendukung juga aktif menyebarkan diktat dan brosur tentang segala hal yang berkaitan dengan Diabetes. Terlihat semua pihak sepakat untuk secara serius memberikan pencerahan dan membangun kesadaran bersama setiap pribadi Indonesia agar sigap #LawanDiabetes!
¤
Beberapa hari sebelumnya (2/April/2016) bertempat di Gedung B Kemenkes RI Percatakan Negara Salemba, Direktur PPTM (Pengendalian Penyakit Tidak Menular) DirJend. PPPL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan) Kemenkes RI, Dr. Lily.S.Sulistyowati MM dalam jumpa media&blogger menerangkan, "Diabetes adalah kondisi dimana tubuh gagal secara otomatis mengendalikan kadar gula dalam darah di bawah nilai 200 mg/dl. Diabetes disebabkan kegagalan pangkreas memproduksi hormon insulin yang berguna untuk mencacah gula melalui aliran darah ke otot sebagai pasokan energi. Kelebihan kadar gula dalam darah ini akan menjadi racun bagi tubuh"
¤
Lily juga menerangkan, beberapa gejala Diabetes :
• Sering buang air kecil
• Tubuh cepat lelah
• Luka kecil lama mengering
• Daya penglihatan menurun
• Fungsi syaraf menurun
• Sering haus tidak wajar akibat tubuh kekurangan cairan karena kerap buang air kecil
• Berat tubuh menurun tanpa sebab yang diketahui padahal, pola makan tidak mengalami perubahan berarti.
¤
Masih menurut Lily, Diabetes terbagi menjadi 2 tipe :
• Tipe 1 --> Diabetes terjadi sejak masa kanak-kanak. Sudah menahun dan terlambat diketahui. Pengobatan akan menjadi rumit dan mahal.
• Tipe 2 --> Diabetes terjadi setelah dewasa, biasanya terjadi karena pola hidup yang tidak waspada. "Diabetes tipe 2 masih bisa dicegah dan ditangkal dengan jurus CERDIK, sebagaimana yang selama ini telah didengungkan Menkes Ibu Nila Moeloek pada berbagai kesempatan," demikian tutup Lily sebelum acara diakhiri dengan berfoto bersama media&blogger ibukota.
¤

                                                       *******
 

Arsip Blog

Cari/search

TRANSLATE

Follow by Email

Tips