Tiga Generasi Kenalkan Bipbip Jam Anak James Bond


Tiga Generasi Kenalkan Bipbip Jam Anak James Bond
¤
Film Agen 007 James Bond yang kerap memamerkan penggunaan peralatan siponase digital ulta canggih telah banyak menginspirasi orang untuk bisa mencipta alat-alat sejenis. Termasuk pabrikan Jam Bipbip. Jam yang dibuat dan didesain khusus untuk memantau aktivitas dan pergerakan anak melalui aplikasi smartphone dimanapun yang terendus oleh radius Wifi ataupun GPS. Selengkapnya tentang jam ini bisa di juga dibaca di bipbipwatch.com
¤
Tiga Generasi
Dengan mengundang KEB (Kumpulan Emak-Emak Blogger) beberapa waktu lalu (29/8/15) bertempat di Conclave Wijaya Keb.Baru meluncurkan gerakan #OrtuBelajar. Sebuah tekad menggugah kesadaran bahwa, ortu juga masih perlu belajar dan belajar lagi untuk tampil semakin sempurna dalam membimbing anak-anaknya. Ortu, dihadapkan pada kemajuan tekhnologi, perkembangan pergaulan dan dunia di depan langkah anak-anaknya yang membentang luas namun belum tentu ramah!

¤
Kita selalu mengajarkan kepada anak-anak untuk bersikap santun dan ramah kepada siapapun, kapanpun dan dimanapun. Sayangnya, kadang anak tidak menyadari dengan siapa sesungguhnya ia berhadapan ketika bertemu dengan seorang asing yang bersikap ramah dan manis. Anak seketika bisa terhipnotis menuruti kehendak orang yang baru dikenalnya. Seringkali anak terlepas dari pengawasan ortu ditempat ramai yang justru, secara logika kita berani menyatakan anak berada di tempat yang banyak orang sehingga aman dari tindak pemerasan, perampasan, penodongan ataupun tindak kejahatan lain. Namun, tempat ramai itu tidak serta merta menjamin anak tak tersesat ataupun, terbebas dari menjadi korban tindak penculikan.

Merespon kebutuhan ortu menjaga anak dalam lingkaran aman, Devond Technologie mengeluarkan Jam Tangan Digital Bipbip yang dengan spontan dikenalkan oleh Tiga Generasi karena ada persamaan misi yakni, melindungi anak dimanapun dan kapanpun. Menurut Noela Birowo Founder Tiga Generasi, dalam menjalankan aspirasi para ortu, Tiga Generasi concern mengadakan diskusi rutin interaktif dengan para ortu bertajuk #OrtuBelajar demi memberikan yang terbaik bagi generasi penerus, termasuk perlindungan untuk si buah hatinya melalui pengenalan Jam Tangan Bipbip berikut aplikasinya.
¤
Harga jam tangan yang bisa sekaligus menjadi Handphone dan juga, alat pelacak keberadaan sang buah hati ini tidaklah mahal, mengingat fungsi dan kapasitas yang mampu disandangnya. Berada dikisaran Rp. 700-800 ribuan, Jam tangan bak anak James Bond ini tergolong barang best seller. Bersamaan dengan saat dikenalkannya oleh Tiga Generasi, terlihat antusiasme para ortu dengan mencantumkan nama mereka sebagai bagian dari para pemesan pertama. Maklumlah, di saat perdana itu Jam Tangan Bipbip & BLIBLI.COM mengeluarkan cukup banyak diskon menarik.
¤

Nestle Datangkan Ahli Gangguan Pencernaan dari Belgia

Nestle Datangkan Ahli Gangguan Pencernaan dari Belgium
¤
Bertempat di Penangbistro Kebon Sirih Menteng (11/5/15), Nestle kembali mendatangkan ahli gizi & gangguan pencernaan kenamaan dari Belgium, Prof. Yvan van den Plas (Brussel University) pada diskusi publik bertema, "Masa Depan si Kecil Berawal dari Saluran Cerna yang Sehat." Menurut van den Plas, jika bayi terserang Colic pasti menangis sejadi-jadinya namun, kebanyakan orang tua tidak mengerti bahwa, bayinya sedang menderita Colic (rasa nyeri hebat pada bagian perut).
¤
Senada dengan Yvan den Plas, Dr. dr. Ahmad Suryawan Spa(K) dari Happy Tummy Council menambahkan, "Satu tahun pertama kehidupan merupakan waktu dimana saluran cerna terus berkembang menuju tahap akhir yang sempurna. Pada kurun waktu inilah gangguan Colic dan Diare rentan terjadi. Untuk Diare, ketika bayi menangis karena menderita mencret-mencret si ibu tentu langsung bisa menyimpulkan bayinya tengah terserang Disentry. Namun, bagaimana jika si bayi terserang Maag/kram perut atau juga Colic?"
¤
Van den Plas menyatakan, "Sulit untuk langsung mengetahui bayi terserang Colic seketika terjadi serangan. Langkah pencegahan adalah yang terbaik. Sebaik-baiknya mencegah bayi menderita Colic adalah dengan memberi ASI (Air Susu Ibu). Tetapi bila ASI sudah tak lagi mengalir, pemberian susu yang mengandung Laktosa dan Probiotik adalah tindakan preventif terbaik. Ditambah dengan mengkonsumsi Sereal, Yoghurt dan Keju."
¤
Ahmad Suryawan kembali menambahkan keterangan van den Plas, "Bila bayi menderita Colic, bayi cenderung akan menangis sepanjang malam. Sang ibu akan menderita secara psikologis karena ritme keseharian menjadi begitu berbeda. Kurangnya istirahat akan menyebabkan si ibu mengalami tekanan psikologis yang pada gilirannya menjadikan bayinya ikut-ikutan menderita stress karena kebutuhannya tidak terlayani dengan baik." ¤ Menutup diskusi, van den Plas menyatakan, "Makin cepat ditemukan gangguan pencernaan pada bayi, makin cepat penderita disembuhkan. Asupan nutrisi yang tepat menjamin keberlangsungan masa depan bayi. Tumbuh kembang, metabolisme, kapasitas intelektual dan juga, guna sistem kekebalan tubuh bayi akan terbangun sempurna."
¤
Tanti Amelia, seorang Jurnalis senior dari HaloNanda.com yang turut hadir dalam diskusi memberikan sebuah tanggapan unik, "Berdasar pengalaman membesarkan tiga anak, hanya berkisar 10-15% saja pabrikan susu yang serius menangani masalah Colic pada bayi. Sisanya, belum menyediakan unsur gizi yang dibutuhkan bayi agar terhindar dari Colic. Buktinya, dulu anak sulung saya semasa bayi kerap menangis tak henti sepanjang malam. Setelah berganti susu, anak menjadi tenang dan tak rewel lagi. Mungkin menderita Colic tapi, saya tak tahu. Saya hanya tahu ada beberapa pabrikan susu yang siap mencegah Colic pada bayi. Dan salah satunya adalah keluaran Nestle. Eh sebentar, tapi... koment saya jangan dijadikan promosi, lho!."
¤

Waroeng Mee Jl. Blora Semacam Tempat Nongkrong 4 U & Me

 ¤
¤
Sudirman-Thamrin, dua ruas jalan sebagai pusat sirkulasi arus besar aktivitas masyarakat ibukota itu bertemu di Bundaran Air Mancur Hotel Indonesia Kempinski. Senin sampai Jum'at, Sudirman-Thamrin dikenal padat merayap. Ratusan ribu kaum urban kota bergerak merebut peluang akses segala aspek ekonomi di wilayah yang dikenal dengan jantung segitiga emas Jakarta ini. Sabtu, pelintas Sudirman-Thamrin agak sedikit bisa bernapas lega. Tapi.., di malam Minggunya, itu saatnya bagi eksekutif muda membanjiri kawasan, macet lagi. Nah, memasuki Minggu pagi, tibalah giliran kita berolah raga sekalian silahkan cuci mata tapi.., jangan menggunakan detergent, lho! Cuci mata disini maksudnya, banyak yang asyik & sedap dipandang saat Car Free Day berlangsung.
¤
Dekat sekali masih dalam ujung ruas jalan Sudirman seputar stasiun kereta dan Busway Dukuh Atas, ada jalan bernama Blora. Blora? ya! itu nama sebuah kota di Jawa Tengah. Betul, seperti yang anda duga! Jalan di tepian jalan Sudirman pada arus arah menuju Semanggi itu memanglah terletak di dalam wilayah Menteng, yang memang banyak menggunakan nama-nama kota untuk setiap ruas jalannya. Bila ada yang unik di Blora-Jawa Tengah, demikianlah halnya dengan jalan Blora-Menteng di tepian Sudirman ini. Waroeng Mee, sebutlah begitu, semacam tempat nongkrong yang unik, mejengnya di sudut terantik Jakarta tapi, wajah antiknya langsung berbenturan dengan pusat modernitas pencakar langit kota.
¤
 ¤
Hmm.., Waroeng Mee namanya juga warung, tentulah menyediakan aneka jajanan yang pasti cocok untuk lidah you & me laaa.., jamin goyang deh, bro & sista! Dari mulai bermacam masakan Mie, Kue, Nasi, Roti, Seafood, Jus-jusan sampai kebab Turkey! Maklumlah, pemiliknya sepasang Sumis sukses nan romantis, Babanya si Rafi dan istri, Ny. NilamSari.
¤

Sebenarnya sih, pingin juga nulis satu-satu tiap menu yang gurih lagi terjangkau besutan Chef handal dari Waroeng Mee, tapi.., nanti dikira ini tulisan promosi, hehehe... Jadi, demi tetap memuaskan pembaca, berikut adalah beberapa foto sajian dari Waroeng Mee yang pasti bikin mata berbinar dan lidah meleleh. Nyaam..., eh harganya benar-benar terjangkau lho! Sangat mengerti kaum pekerja!
¤
 ¤
Winda Puspita, seorang karyawati (cantik sekaliiieee lho) yang berkantor di seputar Dukuh Atas, saat ditemui sedang bersantai di satu sudut Waroeng Mee, ternyata memiliki kiat melepas satu minggu yang penat. Senin-Selasa, Winda langsung pulang ke rumah berebut tempat di Busway. Kamis-Jumat juga langsung pulang. Rabunya, Winda rehat sejenak. Makan malam di Waroeng Mee sekaligus menulis blognya, maklumlah ia termasuk anggota andalan Food Blogger & Blogger Crony. Ia baru beranjak pulang saat halte Busway Dukuh Atas sudah agak kosong, setengah sembilan malam. Singkatnya, ritme Winda adalah 2 hari kerja Senin-Selasa PP rumah, disisipi nongrong sejenak di hari Rabu, kemudian kembali lagi kerja Kamis-Jumat PP rumah. Sedangkan Sabtu, libur abiszz. Minggu, jalan sehat di Car Free Day sekaligus nongkrong lagi di Waroeng Mee yang memang sudah buka pagi-pagi sekali untuk melayani masyarakat penggembira Car Free Day. Hmm, enak juga ya niru ritmenya si Winda...
¤



-----000-----

Penerbit Esensi Rilis Still Alice Novel Romantis Melawan Alzheimer

¤


Beberapa waktu lalu bertempat di Gedung Gramedia Matraman (16/9/15), Penerbit Esensi luncurkan novel laris besutan penulis terkenal kota New York Amerika, @LisaGenova. Selain sebagai penulis, wanita kelahiran 22 November'70 ini adalah juga seorang ahli syaraf jebolan Bates College dengan presikat summa cum laude cabang ilmu Biopsychology. Novel bergenre drama ini diramu sedemikian rupa, sehingga pembaca seolah berhadapan dengan seorang anggota keluarga terdekat yang menderita Alzheimer sungguhan.
¤
Konflik menjadi begitu tajam dan komplikatif karena karakter si penderita Alzheimer adalah Alice Howland, seorang ibu yang sangat cantik dalam usia produktif tapi sudah menggondol gelar sebagai profesor psikologi terkemuka dari Harvard dengan tiga anak dan suami yang juga sukses. Bagaimana, bila Alice Howland tiba-tiba lupa dengan anak, suami bahkan rumahnya sendiri? Bagaimana bila, seorang asing yang baru semenit dikenalnya saat lari pagi sekonyong-konyong mengaku sebagai suaminya? Bagaimana bila itu terjadi dengan anggota keluarga terdekat kita?
¤
Jika kita mempunyai gadget atau komputer yang mampu merekam apa saja yang menarik yang kita alami, tiba-tiba alat komputasi itu tak lagi bisa merekam suara, angka ataupun gambar? Apa yang terjadi dengan alat komputasi itu, begitu pulalah halnya yang dialami oleh penderita Alzheimer. Bagai seutas pita kaset yang tak berfungsi saat radio tape di tekan tombol bulat merah bertuliskan Record!
¤
Still Alice, bukan hanya menikmati aliran cerita yang menarik tetapi juga, bisa mengambil banyak pelajaran berharga terutama bila ada orang dekat yang menderita Alzheimer. Still Alice menyajikan nuasa sarat romantis dengan begitu banyak pesan edukatif yang terangkum ditengah konflik demi konflik yang terjadi. Novel ini telah menjadi best seller selama 59 minggu di Amerika. Novel ini juga telah diangkat ke layar lebar dengan menampilkan artis Hollywood kawakan, Julianne Moore, Alec Baldwin dan Kristen Stewart.
¤
Di Indonesia, pemutaran film dan pengenalan novel Still Alice ini didukung oleh Alzheimer's Indonesia. Sebagaimana yang dikatakan Executive Direktur Alzheimer's Indonesia Dokter. Suharya, "Novel ini menjadi penting disosialisasikan karena, mengedukasi orang untuk mengenal dan melawan Alzheimer dengan cara yang tidak biasa. Seru baca novelnya, asyik banget bisa dapat ilmunya!"
¤

Bidadari Terakhir Cinta Perjaka Vs Penjaja Cinta


Tak jarang, wanita penjaja cinta melarang keras dirinya sendiri untuk jatuh cinta dengan sepenuh hatinya. Menjajakan cinta itu memang sudah menjadi bagian hidup keseharian tapi, perihal jatuh cinta itu adalah suatu pantangan berat yang tak bisa ditawar. Kebanyakan wanita penjaja cinta berasumsi, bila tidak ingin dihina jangan pernah jatuh cinta!
¤
Anda bisa beli tubuh saya tapi, tidak hati saya! Tidak ada seorangpun pria tulus dan baik yang berkubang di antara wanita penjaja cinta! Pria-pria itu hanya manis karena ingin melahap tubuh kita dan, kita bersikap manis pada pria-pria itu, hanya untuk menguras uangnya! Slogan lama bilang : Ada duit ada barang dan abang boleh disayang! Ngak ada duit, abang boleh jauh melayang! Tidak lebih tidak kurang!
¤
Lukisan cinta seorang wanita penjaja cinta biasanya sudah menjadi serpihan yang berserakan. Sebuah tatanan mozaik yang tak lagi bisa disusun. Ada bagian puzzle yang terbang bersama angin, ada yang saling tumpang tindih, ada yang terbang ditiup angin, ada yang telah robek terbelah dan ada yang bersembunyi di sudut gelap seakan enggan memperlihatkan diri.
¤
Cerita dimulai dari sebuah kota syahbandar yang terkenal dengan keindahan panoramanya di timur Indonesia. Seorang anak lelaki kutu buku yang baru beranjak remaja, tak bisa lagi mengesampingkan tawaran blantika pergaulan antar remaja di kotanya, Balik Papan. Selama ini, ia tumbuh dalam pengawasan ketat kedua orang tuanya (diperankan artis senior, Ikang Fawzi & Monica Oemardi) yang tak memberikan ruang sedikitpun untuk mengenal dunia selain melalui, buku!
¤
Rasya si anak lelaki remaja kutu buku yang ganteng, imut, naif dan masih sangat polos juga lugu (diperankan Maxime Bouttier) itu, terjerat cinta lokasi eh, lokalisasi dengan Eva, seorang wanita penjaja seks profesional (diperankan oleh Whulandary Herman, Putri Indonesia 2013). Banyak sebab para wanita baik-baik terjun menjajakan diri. Ada yang memburu karir, ada yang mencari nafkah/membela keluarga, ada yang dijadikan alat pembayar hutang bahkan, tak jarang ada yang terjun dalam kegiatan spionase, demi menyelamatkan negara.
¤
Film drama garapan Awi Suryadi berlatar belakang kisah nyata dari novel besutan Agnes Davonar ini, cukup mengharu biru karena kepolosan cinta seorang perjaka diadu dengan segudang pengalaman wanita yang telah mahir mengobral cinta. Sekuel semakin romantis karena Awi mengeksplor habis-habisan keindahan kota pantai Balik Papan.
¤
Cheetan Samtani selaku produser film hasil kolaborasi rumah produksi Imagine Film & Ganesha Perkasa Film merasa sangat puas dengan serangkaian Gala Premiere yang dihadiri oleh ratusan penggemar pada beberapa kota di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan #Eva4Movie yang telah menjadi trendsetter baru di sosmed. Roadshow di 5 kota besar juga semakin seru karena Bidadari Terakhir didukung oleh Chocomania, cokelat kegemaran para remaja. Mulai 10 September lalu, Bidadari Terakhir sudah dapat dijumpai di bioskop-bioskop kesayangan anda.
¤........OoO.......

Difa Oral Health Center "Jaga Mulutmu!"

Difa Oral Health Center "Jaga Mulutmu! "

Difa Oral Health Center "Jaga Mulutmu! "
Mulutmu, Harimaumu!" Demikian petuah orang tua-tua pada anaknya agar penuh damai dalam menjalani kehidupan di dunia. Musuh itu jangan dicari dan mulut bisa sebabkan kawan segera berubah menjadi lawan. Menjaga mulut, berarti menjaga persahabatan dan persaudaraan. Bahkan, ketika ditanya orang sebab apa manusia terjerumus masuk neraka, Nabi Muhamad SAW menjawab, "Kebanyakan disebabkan oleh mulut!"
¤
Bagi seorang Penyanyi, Pembaca Berita, MC, Sales dan masih banyak profesi lainnya lagi, mulut adalah kunci pembuka pundi-pundi harta. Mulutmu adalah rezekimu, begitu biasanya mereka memberi wejangan para juniornya. Bahkan, ada seorang Da'i asli Betawi dalam suatu kesempatan pernah berkhotbah, "Mau cepet-cepet do'a dikabulin? Ngomong nyang baek! Jagain dah tuh mulut, pangkal keselametan dunie akherat! Jangan ampe tuh mulut dimasupin makanan ame' kesusupan minuman, alias kudu puase nyang bener!"
¤
Diva OHC (Oral Health Center) concern memperhatikan kesehatan GiGi dan mulut pelanggan. Diva OHC hadir for your healthy life and perfect smile. Diva OHC merupakan satu-satunya klinik GiGi di Jakarta yang memiliki konsep, "Kesehatan rongga mulut untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan."
¤
Kesehatan rongga mulut merupakan cerminan dari kesehatan tubuh. Berbagai mikroorganisme yang bersemayam dalam rongga mulut, dapat dengan mudah memasuki sistem pembuluh darah dan berkembang biak dalam berbagai organ vital yang akhirnya menyebabkan timbulnya berbagai penyakit seperti, Jantung, Paru, Kulit, Diabetes, Ginjal dan lain sebagainya.
¤
Sebaliknya, kondisi rongga mulut dapat juga menjadi penanda atau terindentifikasinya suatu penyakit. Rongga mulut yang pucat sebagai salah satu penanda Anemia. Mulut berwarna kuning, penanda gangguan Liver. Demikian pula, AIDS, Lupus, Pemphigus dan lain-lain penyakit dapat menyebabkan timbulnya ciri kekhasan tertentu yang terjadi pada rongga mulut.
¤
Berbeda dengan klinik GiGi pada umumnya, Difa OHC menawarkan pelayanan rongga mulut menyeluruh. GiGi, Lidah, Mukosa mulut, GuSi, BiBiR dan Air Ludah juga Bedah mulut, GiGi Anak dan pemasangan GiGi palsu.
¤
Difa OHC secara khusus akan melakukan perawatan dan pengobatan terhadap pasien yang memiliki catatan medis. Kondisi pasien yang pernah terserang penyakit Jantung, Asma, Ginjal, Diabetes, HIV/AIDS akan dilakukan pengobatan secara personal. Dengan demikian, pelayanan kesehatan GiGi akan lebih maksimal dan lebih menjamin keberhasilan karena dilakukan oleh tenaga yang benar-benar memahami kondisi individual pasien.
¤
Difa OHC menyadari setiap orang memiliki faktor resiko GiGi berlubang. Kadar resiko setiap orang berbeda satu dengan yang lainnya. Difa OHC juga melengkapi pelayanannya dengan fasilitas evaluasi berkala secara personal guna cegah GiGi berlubang.
¤
Semua pelayanan dan tindakan Difa OHC tidak hanya kesehatan GiGi dan muLut semata tetapi, terhubung erat dengan pelayanan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sebagaimana komentar Eka, seorang teman yang bergabung dalam KEB (Kumpulan Emak2 Blogger) yang juga turut berkunjung ke klinik Difa OHC, "MuLutmu, Sehatmu! Cukup Jaga MuLutmu dengan datang ke Difa OHC!"
¤
Menurut Dokter GiGi Dita Firdiana , Difa OHC hadir untuk menyempurnakan pelayanan kesehatan GiGi dan MuLut di Indonesia. Tidak perlu lagi mencari-cari kemana tempat musti mengadu tentang perihal GiGi dengan segala pernak-pernik dan permasalahannya. Datangi klinik Difa OHC di Jl. Benda No. 98 Kemang - Jaksel (021-7812317 • 0813 1650 6535), Insya Allah segala uneg-uneg GiGi, Clear! Cespleng! 

/





http://www.kompasiana.com/novita_maria
























 

Arsip Blog

Cari/search

TRANSLATE

Follow by Email

Tips